Jejakkasus News| Nabire, Papua Tengah – Pemerintah Kabupaten Nabire melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Selasa (9/6/2026), guna memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire bersama Kepala Distrik Nabire, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nabire, serta Kabag Pemerintahan Daerah (Prekda) Kabupaten Nabire.
Tiga SPBU yang menjadi lokasi pemeriksaan yakni SPBU Oyehe, SPBU Bukit Meriam, dan SPBU Bumi Wonorejo.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nabire menitikberatkan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi agar benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Nabire yang layak menerima.
Selain melakukan pengawasan distribusi BBM, tim sidak juga memeriksa sejumlah kendaraan yang diduga melakukan pelanggaran, termasuk kendaraan milik oknum sopir yang memodifikasi tangki BBM untuk menampung bahan bakar dalam jumlah lebih besar dari kapasitas normal.
Pemeriksaan turut menyasar kendaraan dengan plat nomor di luar wilayah hukum Papua Tengah, khususnya yang berasal dari luar Kabupaten Nabire, namun ikut mengisi BBM bersubsidi di SPBU setempat.
Pemerintah Kabupaten Nabire menegaskan bahwa pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkala guna mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi dan menjaga ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat yang membutuhkan.(Red)









