Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Wagub Sarbin: Pendidikan Setara Buka Harapan Masa Depan

Maluku Utara59 Dilihat

Jejakkasus News |HALUT – Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, meninjau kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 di Desa Kukumutuk, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (15/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung sekolah sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Sarbin didampingi Sekretaris Daerah Halmahera Utara, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, serta Plt. Kepala Dinas Sosial.

Dalam kunjungannya, Sarbin memeriksa sejumlah fasilitas utama, mulai dari ruang kelas, asrama, toilet hingga jaringan penunjang digital. Ia juga menyapa siswa dan guru serta melihat langsung proses pembelajaran yang berlangsung.

Sarbin mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang diarahkan untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memastikan anak-anak memperoleh akses pendidikan yang layak.

“Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto yang selaras dengan komitmen Ibu Gubernur untuk memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang layak,” ujar Sarbin.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Elvis Awa, mengatakan sekolah tersebut saat ini telah memiliki 45 siswa tingkat SD yang mengikuti kegiatan belajar. Ke depan, SRT 1 diproyeksikan mampu menampung 270 siswa dengan dukungan 75 tenaga pendidik.

“Keberadaan sekolah ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam memperluas pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi kelompok masyarakat rentan,” kata Elvis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) perdana di SRT 1 dijadwalkan berlangsung pada 22 September 2026.

Sarbin berharap seluruh fasilitas sekolah dapat difungsikan secara optimal sebelum pelaksanaan MPLS. Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga memastikan kesiapan lingkungan belajar agar siswa dapat mengikuti kegiatan pendidikan dengan aman dan nyaman. “Kami ingin memastikan semua aspek dapat langsung difungsikan pada MPLS nanti dengan aman dan nyaman bagi para siswa,” Tutup Sarbin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *