www.jejakkasusNews.com |NABIRE — Irjen Pol Alfred Papare resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Kapolda Papua Tengah dalam prosesi perpisahan yang berlangsung khidmat dan emosional di halaman Mapolda Papua Tengah, Nabire, Senin, 30 Maret 2026. Perpisahan ini menjadi penanda berakhirnya masa tugas Alfred sebelum mengemban amanah baru sebagai Kapolda Papua Barat dalam rangka rotasi organisasi Polri.
Prosesi dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU), anggota kepolisian, dan Bhayangkari yang memberikan penghormatan terakhir. Suasana haru terlihat jelas, mencerminkan kedekatan yang terbangun selama masa kepemimpinan Alfred di Papua Tengah.
Dalam sambutannya, Alfred menegaskan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian di Papua tidak cukup hanya mengandalkan kewenangan hukum. Ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dengan mengedepankan empati, menghormati kearifan lokal, serta memahami karakter masyarakat setempat sebagai kunci menciptakan keamanan yang berkelanjutan.
Selama menjabat, Alfred menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi geografis hingga kompleksitas sosial di Papua Tengah. Ia menilai seluruh dinamika tersebut sebagai bagian dari proses pengabdian institusi, bukan hambatan.
Di akhir penyampaiannya, Alfred menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas loyalitas dan kerja sama yang telah terjalin. Ia menegaskan bahwa keberhasilan institusi Polri merupakan hasil kerja kolektif, bukan capaian individu.









