11 Korban Kebakaran Pasar Bapouda Paniai Berhasil Diidentifikasi Tim DVI

Nasional223 Dilihat

Jejakkasus News|Paniai– Misteri identitas 11 korban tewas dalam kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, akhirnya terungkap pada Selasa (8/9/2026).

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua Tengah berhasil mengidentifikasi seluruh korban yang sebagian besar mengalami luka bakar parah dalam kebakaran yang terjadi pada Senin (7/9/2026) dini hari.

Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah, Kompol Henry J. Manurung, mengatakan proses identifikasi terhadap 11 jenazah dilakukan melalui pemeriksaan post mortem. Proses tersebut berjalan lancar hingga seluruh korban berhasil dikenali dan diserahkan kepada pihak keluarga.

“Tim DVI telah melakukan pemeriksaan post mortem terhadap 11 jenazah korban kebakaran. Kegiatan berjalan lancar sehingga berhasil mengidentifikasi identitas masing-masing korban yang mengalami luka bakar di atas 80 persen,” kata Henry.

Menurut Henry, proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan sejumlah karakteristik korban. Pemeriksaan meliputi ciri fisik, usia, tinggi badan, pemeriksaan gigi, serta barang atau properti yang ditemukan pada korban.

Sebanyak 11 korban yang berhasil diidentifikasi yakni Najamuddin (70), Wandi (36), Hasyim (30), Rizka Falma (28), istri Hasyim, Herlina (30), istri Wandi, Aska (9), Abie (6), Adit (5), yang merupakan anak Wandi, serta Ardi (9), Icha (6), dan Ai Yusuf (2), yang merupakan anak Hasyim.

Henry mengatakan seluruh jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah proses identifikasi selesai. “Berdasarkan keputusan pihak keluarga, para korban rencananya hari ini akan dimakamkan di pemakaman Muslim di Kimi,” ujarnya.

Sebelum dimakamkan, seluruh korban telah berada di Kabupaten Nabire. Jenazah juga sempat disemayamkan di salah satu masjid di wilayah Samabusa.

Kebakaran maut tersebut terjadi di kawasan Pasar Kampung Bapouda sekitar pukul 00.25 WIT. Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain karena rumah serta kios di kawasan tersebut berdempetan.

Sedikitnya 48 rumah dan kios dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut. Kebakaran juga menyebabkan 11 orang meninggal dunia, termasuk enam anak-anak.

Identifikasi yang dilakukan Tim DVI Polda Papua Tengah menjadi tahapan penting dalam penanganan pascakebakaran. Proses tersebut memastikan setiap korban dapat dipastikan identitasnya, dipulangkan kepada keluarga, dan dimakamkan secara layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *