Aksi Aspirasi KNPB di Nabire Berlangsung Aman, Kapolres Apresiasi Komunikasi Dua Arah

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menyebut aksi aspirasi KNPB berlangsung aman, lancar, dan kondusif tanpa bentrokan.

Nasional164 Dilihat

Jejakkasus News|Nabire, Papua Tengah – Penyampaian aspirasi oleh simpatisan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Senin (3/8/2026), berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR., mengatakan situasi keamanan selama pelaksanaan penyampaian aspirasi tetap terkendali. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIT hingga sekitar pukul 13.20 WIT.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres Nabire setelah memantau langsung rangkaian pengamanan bersama unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait. “Puji Tuhan, alhamdulillah, lancar, aman, dan kondusif,” kata Kapolres Nabire dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Kapolres menyampaikan, kondisi tersebut tercapai berkat kerja sama antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Ia juga menyoroti komunikasi terbuka antara aparat keamanan dengan koordinator lapangan (korlap) KNPB Nabire. Komunikasi dua arah tersebut dinilai membantu aparat dalam mengatur jalannya penyampaian aspirasi agar berlangsung tertib.“Komunikasi terbuka dua arah ini yang kami butuhkan,” ujarnya.

Kapolres menyebut penyampaian aspirasi kali ini berlangsung lebih cepat dibandingkan sejumlah aksi sebelumnya. Ia juga memastikan tidak terjadi bentrokan selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, pola komunikasi dan koordinasi yang baik dapat menjadi acuan apabila masyarakat kembali menyampaikan aspirasi pada kesempatan berikutnya.

“Kita lihat juga kali ini penyampaian aspirasi sangat cepat selesai dibandingkan penyampaian aspirasi sebelum-sebelumnya dan juga tidak ada sama sekali bentrokan di lapangan,” kata Samuel.

Kapolres Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Isu Provokatif

Kapolres Nabire juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Nabire yang tetap menjalankan aktivitas seperti biasa selama berlangsungnya aksi.

Ia menilai masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi provokatif yang sebelumnya beredar dan menyebut adanya potensi kekacauan di wilayah Nabire.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, warga Kabupaten Nabire, bahwa tidak terpengaruh dengan isu-isu provokatif yang beberapa waktu lalu sengaja disampaikan di beberapa media,” katanya.

Samuel mengatakan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman, nyaman, dan lancar karena warga tidak terpengaruh oleh isu yang beredar terkait aksi tersebut.

Ia berharap kondisi keamanan tersebut dapat terus dipertahankan hingga seluruh peserta aksi kembali ke tempat masing-masing.

“Kita berharap juga koordinasi awal yang bagus sampai nanti tahap akhir mereka kembali ke tempat masing-masing juga dapat berjalan aman, lancar, dan tertib,” ujarnya.

Kapolres Klarifikasi Isu Penahanan Peserta Aksi

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Nabire juga memberikan klarifikasi terkait informasi yang menyebut adanya peserta aksi yang ditahan di Polres Nabire.

Kapolres memastikan tidak ada peserta aksi yang ditahan terkait penyampaian aspirasi tersebut.

“Tadi ada penyampaian bahwa ada yang ditahan. Di Polres kami pastikan tidak ada yang ditahan,” tegasnya.

Ia menjelaskan terdapat peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan salah satu peserta aksi dengan pengguna jalan lainnya. Polisi kemudian mengamankan pihak yang terlibat untuk menjalankan prosedur penanganan sesuai ketentuan.

“Tadi itu peristiwa lakalantas. Ada adik-adik kita, sebagian yang tergabung di aksi massa memang ada tabrakan dengan masyarakat lainnya. Sehingga tadi memang kita harus amankan sesuai prosedur,” jelasnya.

Kapolres mengatakan proses penanganan peristiwa tersebut masih berjalan. Ia juga membuka ruang komunikasi dengan koordinator lapangan KNPB agar pihak yang terlibat dapat mengetahui proses penanganannya.

Ia meminta perwakilan koordinator lapangan untuk berkoordinasi dengan kepolisian terkait peserta yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.

“Silakan nanti perwakilan satu atau dua orang berkoordinasi dengan kami terkait teman yang terlibat lakalantas itu seperti apa. Prosedur dari awal sampai akhir kita jalankan dengan baik,” katanya.

Kapolres Nabire kembali menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, serta kerja sama semua pihak dalam menjaga situasi keamanan selama penyampaian aspirasi.

Ia berharap kegiatan serupa ke depan tetap berlangsung tertib tanpa mengganggu keamanan dan aktivitas masyarakat.

Kapolres juga mengakhiri keterangannya dengan mengajak seluruh pihak mengutamakan ketenangan dan menyerahkan seluruh proses kepada Tuhan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *