Bedah Rumah: Polres Nabire Ubah Gubuk Reyot Jadi Hunian Impian, Tangis Haru Iringi Peresmian oleh Kapolda Papua Tengah

Nabire, Nasional, Polri147 Dilihat

Jejakkasus News |Nabire — Tangis haru tak mampu dibendung saat Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jesmias Rontini, meresmikan rumah baru milik Yulius Danomira di Jalan Jakarta, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire Kota, Selasa (30/6/2026). Momen emosional itu terjadi ketika Kapolda berdialog langsung dengan Yulius bersama istri dan kelima anaknya, yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang nyaris roboh.

Rumah sederhana berukuran sekitar 3 x 6,5 meter yang berdiri sejak awal tahun 1970-an itu sebelumnya menjadi saksi perjuangan keluarga Yulius. Atap bocor, dinding keropos, serta struktur bangunan yang mulai miring membuat rumah tersebut tidak lagi layak huni. Namun dalam waktu kurang lebih tiga bulan, bangunan lama itu berubah total menjadi hunian permanen berukuran 13 x 13 meter yang kini jauh lebih nyaman dan aman ditempati.

Dengan mata berkaca-kaca, Yulius Danomira menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian yang diberikan Polres Nabire melalui program bedah rumah.

“Saya sangat bersyukur sekali rumah milik saya masuk dalam program bedah rumah oleh Polres Nabire. Hanya ucapan terima kasih yang mendalam bisa saya sampaikan kepada Kapolda Papua Tengah dan Kapolres Nabire,” ujar Yulius sambil memeluk Kapolda.

Di hadapan Yulius dan keluarganya, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini, S.I.K., M.Si. menyampaikan pesan yang menyentuh hati. Ia berharap rumah baru tersebut bukan sekadar tempat berteduh, melainkan menjadi rumah doa, rumah kasih, dan rumah harapan bagi masa depan keluarga.

“Harapan itu kini telah datang. Jangan lagi berkecil hati. Mulailah menatap masa depan dengan penuh keyakinan,” ujar Kapolda.

Menurutnya, rumah bukan hanya bangunan yang berdiri di atas tanah. Bagi sebuah keluarga, rumah adalah tempat pulang, tempat anak-anak tumbuh, tempat kasih sayang dirawat, dan tempat doa-doa dipanjatkan kepada Tuhan.

Kapolda juga memberikan motivasi kepada kelima anak Yulius agar tidak pernah berhenti bermimpi dan terus berjuang meraih cita-cita.

“Jangan pernah berhenti bermimpi. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Masa depan tidak ditentukan oleh seberapa sederhana rumah tempat kita dibesarkan, tetapi oleh semangat, doa, dan kerja keras kita,” pesannya.

Ia menegaskan, sejak memimpin Polda Papua Tengah, pihaknya berkomitmen menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada tugas-tugas kepolisian, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Salah satunya diwujudkan melalui program bedah rumah bagi masyarakat dan renovasi rumah dinas Polri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Sementara itu, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR. menjelaskan bahwa program bedah rumah tersebut berawal dari hasil survei yang dilakukan bersama jajaran Polres Nabire setelah memutuskan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Saat berkeliling Kota Nabire, pihaknya menemukan rumah milik Yulius yang merupakan peninggalan orang tuanya sejak awal tahun 1970-an. Kondisi rumah itu sudah rusak berat, dengan atap bocor, dinding keropos, serta struktur bangunan yang miring sehingga tidak lagi layak dihuni.

“Pembangunan rumah ini berlangsung kurang lebih selama tiga bulan. Semua dapat terlaksana berkat dukungan dan gotong royong seluruh jajaran Polres Nabire hingga akhirnya berdiri rumah permanen yang layak huni,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, rumah tersebut kini telah berubah menjadi bangunan permanen berukuran 13 x 13 meter dengan dinding beton dan lantai keramik. Hunian baru itu dilengkapi lima kamar tidur, ruang tamu, ruang makan, dapur bersih, dapur basah, serta dua kamar mandi, sehingga memberikan kenyamanan bagi seluruh anggota keluarga.

“Selain melaksanakan program bedah rumah bagi masyarakat, Polres Nabire juga melakukan renovasi terhadap 27 unit rumah dinas Polri yang berada di Jalan Sudirman, Kelurahan Karang Tumarisits, Distrik Nabire Kota,” jelasnya.

Renovasi tersebut terdiri atas 7 unit renovasi berat, meliputi perbaikan dinding, penggantian dan perbaikan atap, serta pengecoran lantai agar bangunan kembali kokoh dan layak huni. Sementara itu, 20 unit lainnya menjalani renovasi ringan berupa perbaikan atap dan renovasi teras guna meningkatkan kenyamanan para penghuni.

“Melalui program ini, Polres Nabire berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat sekaligus menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membawa kepedulian dan harapan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Doc. Kegiatan Klik ➡️ Disini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *