Buka Kejuaraan Taekwondo Gubernur Cup I 2026, Gubernur Sherly Perkuat Sistem Pembinaan Atlet

Berita, Nasional, Ternate47 Dilihat

www.jejakkasusnews.com | TERNATE – Gubernur Maluku Utara, , resmi membuka ajang North Moluccas Taekwondo Championship Gubernur Cup I Tahun 2026 yang berlangsung di Gamalama Ballroom, Bella Hotel, Ternate.

Kejuaraan tersebut berlangsung meriah dan diikuti ratusan atlet taekwondo dari kawasan Indonesia Timur. Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menyampaikan apresiasi atas peningkatan prestasi Taekwondo Maluku Utara pada ajang Kejuaraan Nasional di Kalimantan Timur.

Ia menyebut, Maluku Utara yang sebelumnya berada di peringkat 36 hingga 38 nasional, kini berhasil menembus tujuh besar nasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Maluku Utara memiliki banyak talenta muda berbakat di bidang olahraga.

“Ini adalah lompatan prestasi yang sangat baik dan patut kita syukuri,” ujar Sherly.

Gubernur menilai tantangan utama selama ini bukan pada kualitas atlet, melainkan sistem pembinaan dan manajemen organisasi olahraga yang belum berjalan optimal. Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga, khususnya cabang taekwondo.

Untuk memperkuat ekosistem olahraga berprestasi, Gubernur menegaskan tiga langkah strategis yang akan dijalankan pemerintah daerah.

Pertama, pembinaan usia dini secara berkelanjutan melalui integrasi olahraga taekwondo dalam kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SD, SMP, dan SMA. Dispora diminta segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan guna memanfaatkan dana BOSDA secara maksimal.

Kedua, peningkatan kualitas pelatih dan wasit melalui sertifikasi berkala serta penerapan metode latihan berbasis sport science dan analisis SWOT guna memetakan nomor unggulan peraih medali.

Ketiga, peningkatan infrastruktur olahraga melalui renovasi total Gedung Olahraga Pemkot Ternate serta rencana pembangunan GOR skala nasional di Sofifi.

“Jangan hanya menjadi pengurus administratif di atas kertas. Bangun kepercayaan antara atlet dan pengurus serta ciptakan sistem pembinaan yang nyata. Selama hasilnya baik untuk daerah, Pemprov akan memberikan dukungan penuh,” tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kejujuran dalam setiap pertandingan.

“Kalah atau menang adalah bagian dari proses. Menang tetap rendah hati, kalah harus bermartabat lalu kembali berlatih lebih keras,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia Maluku Utara yang baru dilantik, Asadul Usud Boyratan, menyatakan optimistis mampu membawa Taekwondo Maluku Utara bersaing pada babak kualifikasi hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).

Menurutnya, penguatan organisasi akan dilakukan melalui sistem total quality management yang berfokus pada komunikasi intensif, keterbukaan informasi, transparansi sistem, dan akuntabilitas publik.

“Kita harus melahirkan pelatih yang pintar, sehat, dan kuat. Jika kualitas SDM pelatih baik, maka pembinaan atlet di 10 kabupaten/kota akan berjalan maksimal dan mampu melahirkan atlet berprestasi tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Berdasarkan laporan panitia, kejuaraan ini diikuti sekitar 500 atlet dari empat Pengprov Taekwondo Indonesia, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, dan Maluku Utara sebagai tuan rumah.

Kompetisi mempertandingkan kategori pre-cadet, cadet, dan junior dalam kelas pemula maupun prestasi.

Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard TH Tampubolon, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Wakil Gubernur Maluku Utara sekaligus Ketua Umum KONI Malut H. Sarbin Sehe, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta instruktur Kukkiwon asal Korea Selatan, Master Kwak Youngmin.

 

(Abd. Jalil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *