Demo KNPB di Nabire Berlangsung Aman dan Humanis, Kapolres Apresiasi Sinergitas TNI-Polri dan Kooperatifnya Massa

Pengamanan Aksi Unjuk Rasa KNPB di Nabire Berlangsung Aman, Humanis, dan Kondusif

Nasional209 Dilihat

Jejakkasus News|NABIRE – Penyampaian aspirasi oleh kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (15/8/2026) berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan ketat yang dilakukan secara bersinergi oleh aparat gabungan TNI-Polri bersama instansi terkait berhasil memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berjalan lancar hingga pembubaran massa.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR., menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja sama seluruh pihak, baik dari personel pengamanan gabungan maupun partisipasi aktif elemen masyarakat serta koordinator lapangan (korlap) aksi. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah masyarakat bertujuan untuk menjamin hak menyampaikan pendapat secara transparan dan aman.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, pergerakan massa yang dimulai sejak pukul 06.00 WIT terbagi dari tiga titik kumpul awal, yakni Sriwini, Wadio, dan Pasar Karang. Seluruh pergerakan massa tersebut dapat terakomodasi dan dikawal dengan baik hingga pemusatan kegiatan serta penyampaian aspirasi berakhir pada pukul 15.30 WIT.

Meski dalam proses pengawalan sempat terjadi dinamika berupa negosiasi yang cukup panjang di lapangan, hal tersebut tetap berjalan dalam suasana yang persuasif dan damai. Pendekatan komunikasi yang terukur dan koordinasi intensif antara jajaran pengamanan dengan para korlap membuat seluruh aksi penyampaian isu militerisme dan New York Agreement dapat tersalurkan dengan baik ke Kantor DPRP Papua Tengah.

Keberhasilan menjaga kondusivitas wilayah ini tidak lepas dari petunjuk dan arahan Kapolda Papua Tengah, Wakapolda, serta Para Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah. Jajaran pimpinan senantiasa menekankan agar seluruh personel yang bertugas di lapangan bertindak secara humanis, terukur, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan profesionalisme.

Pengamanan skala besar ini melibatkan sebanyak 790 personel gabungan dari jajaran Polres Nabire, Polda Papua Tengah, Brimob Batalyon A, Satgas Operasi Damai Cartenz, unsur TNI (Kodim, Korem, Denzipur, Lanal Nabire), hingga Satpol PP Provinsi Papua Tengah. Sinergitas yang kuat di antara seluruh unsur aparat keamanan menjadi kunci utama terciptanya rasa aman selama kegiatan berlangsung.

Kapores juga menyampaikan terima kasih kepada perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Papua Tengah yang telah menerima aspirasi massa secara terbuka dan bijak. Berkat kerja sama yang baik dari semua pihak, aksi penyampaian aspirasi tersebut dapat berjalan dengan aman dan tertib hingga akhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *