Gubernur Malut dan Kasum TNI Tinjau Kesiapan Lahan Pembangunan Kodam Kie Raha

Jejakkasus News |SOFIFI — Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, bersama Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letnan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, meninjau langsung kesiapan lahan untuk pembangunan Komando Daerah Militer (Kodam) Kie Raha di eks lahan HGB PT Darko, Minggu (16/8/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus memfinalisasi berbagai persiapan sebelum pembangunan Kodam Kie Raha dimulai.

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos mengatakan, peninjauan bersama Kasum TNI, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), dan Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Maluku Utara tersebut menjadi bagian dari tahapan finalisasi persiapan pembangunan.

“Hari ini bersama Kasum TNI, Kajati, dan Kakanwil ATR/BPN, kami turun langsung untuk meninjau finalisasi persiapan pembangunan Kodam yang saat ini sedang dilaksanakan,” ujar Sherly.

Kasum TNI Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon menyambut baik langkah Pemprov Maluku Utara dalam mendukung percepatan pembangunan Kodam Kie Raha. Ia juga mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah dalam menyiapkan kebutuhan pembangunan tersebut.

“Kami mendukung penuh pembangunan Kodam baru di Malut serta mengapresiasi Gubernur Sherly dan jajaran atas keseriusannya. Kami berkomitmen untuk terus menjalin koordinasi erat dengan jajaran Pemprov,” kata Richard.

Sebelumnya, Pemprov Maluku Utara telah mengajukan permohonan kepada Kementerian ATR/BPN agar lahan seluas 200.390 meter persegi bekas HGB PT Darko dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Markas Kodam Kie Raha.

Dari aspek hukum dan status pertanahan, Kepala Biro Hukum Setda Pemprov Maluku Utara, Burnawan, menjelaskan bahwa masa berlaku HGB atas nama PT Darko telah berakhir. Berdasarkan penjelasan tersebut, status tanah kini kembali menjadi tanah negara.

“PT Darko dahulu membeli lahan tersebut dari masyarakat. Setelah perusahaan dinyatakan pailit dan masa HGB habis, tanah beserta seluruh aset di atasnya menjadi milik negara. Jadi, status tanah tersebut saat ini adalah tanah negara,” jelas Burnawan.

Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh aspek yang berkaitan dengan kesiapan lahan dapat diselesaikan sebelum tahapan pembangunan fisik dimulai.

Sebelum meninggalkan lokasi, Gubernur Sherly Laos menyempatkan diri menyapa dan menyalami warga yang telah berkumpul di sekitar area peninjauan.

Pemprov Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan jajaran TNI dalam mendukung pembangunan Kodam Kie Raha. Pembangunan tersebut diharapkan dapat memperkuat stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Maluku Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed