Jaga Wilayah dari Karhutla, Babinsa OKI-OI Terus Berjibaku Padamkan Api

Nasional199 Dilihat

Jejakkasus News |OKI-OI — Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0402/OKI-OI terus berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah binaan. Di tengah kondisi panas dan kepungan asap, para prajurit bersama tim gabungan turun langsung memadamkan api sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Pada Minggu (13/9/2026), Babinsa Koramil 402-08/Pampangan terlibat dalam penanganan karhutla di Desa Sungai Bungin, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Personel melakukan pemadaman, pembasahan, dan pendinginan pada area terdampak guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI), Babinsa Koramil 402-07/Indralaya bergabung dengan tim gabungan bersama personel Batalyon TP 949/DR untuk menangani kebakaran lahan. Respons cepat tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga wilayah OKI dan OI dari ancaman karhutla.

Komandan Kodim 0402/OKI-OI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap laporan kebakaran. Para Babinsa diminta aktif memantau wilayah binaan dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait apabila menemukan titik api.

“Jangan menunggu api membesar. Begitu ada informasi kebakaran, segera lakukan pengecekan dan koordinasikan langkah penanganannya,” tegas Gunawan.

Keseriusan tersebut juga ditunjukkan Gunawan dengan beberapa kali turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi karhutla. Ia juga memastikan proses pemadaman berjalan optimal serta personel dapat menjalankan tugas di tengah kondisi medan yang berat, panas, dan dipenuhi asap.

Selain pemadaman, langkah pencegahan menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah dari ancaman karhutla. Pemantauan terhadap titik-titik rawan, pelaporan secara dini, serta koordinasi dengan masyarakat dan unsur terkait diperlukan agar setiap potensi kebakaran dapat segera ditangani.

Kinerja Babinsa di wilayah OKI dan OI menunjukkan pentingnya kehadiran aparat di tengah masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. Tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan wilayah, para Babinsa juga hadir membantu mengatasi persoalan yang berdampak langsung terhadap keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.

Semangat tersebut sejalan dengan ajaran Ki Hadjar Dewantara, “Ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani,” yang mengandung makna keteladanan, kebersamaan, dan dorongan untuk bekerja demi kepentingan masyarakat.

Karena itu, upaya menjaga wilayah OKI dan OI dari ancaman karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, terutama pemerintah daerah dan masyarakat. Babinsa terus berada di lapangan, sementara masyarakat dapat berperan melalui kewaspadaan serta pelaporan secara cepat, sehingga setiap kemunculan api dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar. (rls/Tim Red PPWI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *