Jejakkasus News | Jakarta – Di balik setiap baris berita yang kita baca, ada dedikasi tak terhingga dari para pemilik, pengelola, dan insan pers yang bekerja tanpa lelah menjaga nyala kebenaran dan persahabatan antarbangsa. Pers bukan sekadar penyampai warta, melainkan jembatan jiwa yang menghubungkan dua peradaban. Dalam semangat pertautan hati itulah, Pemerintah Kerajaan Maroko melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta menyampaikan niat tulus untuk menganugerahkan apresiasi tertinggi bagi media-media di Indonesia.
Melalui Duta Besar Kerajaan Maroko untuk Indonesia, H.E. Dr. Redouane Houssaini, berita membahagiakan ini disampaikan langsung kepada Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, dalam pertemuan hangat pada Senin, 7 September 2026. Pemerintah Kerajaan Maroko menyiapkan Letter of Appreciation khusus bagi media cetak, elektronik, maupun online yang selama ini merawat kemitraan erat bersama Kedubes Maroko, khususnya media yang terhimpun dalam PPWI Media Group beserta jaringannya.
Apresiasi mendalam ini dijadwalkan hadir di tengah perayaan Moroccan Week (Pekan Budaya Maroko) yang siap menyemarakkan Jakarta pada 31 Oktober hingga 6 November 2026. Selama tujuh hari penuh, perhelatan budaya ini akan menyajikan simfoni persahabatan melalui talkshow, pementasan seni-budaya, hingga program Ambassador Goes2Campus.
Namun, perhelatan ini bukan sekadar agenda seremoni. Pemilihan tanggal pelaksanaannya menyimpai makna sejarah yang sangat emosional dan mendalam bagi rakyat Maroko.
31 Oktober diperingati sebagai Hari Persatuan Maroko, menandai momentum berharga ketika Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2797 diadopsi pada 31 Oktober 2025. Resolusi ini memperkokoh pengakuan dunia atas kedaulatan Kerajaan Maroko di wilayah Sahara Maroko.
6 November adalah hari yang diperingati setiap tahun dalam rangka mengingat peristiwa monumental Green March pada 6 November 1975. Saat itu, 350.000 warga sipil sukarelawan berbaris damai dari utara menuju Sahara Maroko di selatan untuk bersatu dengan saudara sebangsa, menyusul keputusan Mahkamah Internasional (International Court of Justice – ICJ) yang menegaskan ikatan sejarah kedaulatan Sultan Maroko.
Momen-momen bersejarah ini menegaskan bahwa perjuangan menjaga integritas bangsa memerlukan dukungan sahabat sejati. Melalui tulisan, liputan, dan narasi yang objektif, pers Indonesia telah menjadi bagian penting dari perjalanan panjang mempererat persaudaraan kedua negara Muslim ini.
Pengakuan dari Kerajaan Maroko adalah bentuk rasa terima kasih yang tulus atas kerja keras, pemikiran, dan ruang publikasi yang telah disumbangkan oleh para pemilik media di tanah air. Karya jurnalistik Anda tidak hanya mengedukasi masyarakat, tetapi juga menjadi pilar penyokong diplomasi damai yang melintasi batas samudera.
Oleh karena itu, Sekretariat Nasional PPWI mengundang seluruh pengelola dan pemimpin media di seluruh Nusantara untuk menyambut tangan persahabatan ini. Ini adalah saatnya media Anda mendapatkan penghormatan yang layak di panggung internasional atas dedikasi yang telah diukir selama ini.
Pendaftaran untuk menerima Letter of Appreciation resmi dari Kerajaan Maroko kini telah dibuka. Para pemilik dan pengelola media cukup melengkapi formulir pendaftaran serta melampirkan tautan (link) pemberitaan terkait Maroko yang pernah dipublikasikan. Pendaftaran dibuka hingga 10 Oktober 2026.
Mari abadikan peran dan kontribusi media Anda dalam lembaran sejarah diplomasi dunia. Silakan daftarkan media Anda melalui tautan resmi di sini: Formulir Pendaftaran Penghargaan Media Maroko (https://forms.gle/tcuAqiF9uFkxLZuM6).
Pena Anda telah merangkai kisah persahabatan; kini biarkan dunia menyampaikan rasa terima kasihnya. Kerjasama dan dedikasi pers Indonesia adalah kebanggaan bersama yang patut dirayakan. Untuk komunikasi dan penjelasan lebih lanjut, silahkan hubungi Sekretariat Nasional PPWI, Julian Caisar di nomor kontak/WA: +62 813-7895-7515. (TIM/Red)














