Jejakkasus News | Nabire – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Sikat Noken 2026, Polres Nabire melalui Tim Operasi terus mengintensifkan patroli, hunting, dan kegiatan preventif guna menekan angka tindak pidana 3C (Curas, Curat, dan Curanmor) di wilayah hukum Polres Nabire.
Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (30/7/2026) hingga Jumat (31/7/2026) tersebut dipimpin oleh Katim I IPTU Bogi Transtanto, S.H. bersama personel Unit Resmob dan Timsus Regu II, serta didukung Tim II yang dipimpin AIPTU Frits Tonci Wakum bersama personel gabungan.
Dalam pelaksanaan operasi, Tim I berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan mengamankan seorang terduga pelaku berinisial I.I. di wilayah Kelurahan Karang Mulia. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang diterima tim mengenai keberadaan terduga pelaku di sekitar Pasar Karang Tumaritis.
Setelah melakukan penyelidikan dan surveillance, tim berhasil menghentikan terduga pelaku saat berada di Jalan Merdeka dan langsung mengamankannya ke Mapolres Nabire untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 warna merah yang sebelumnya diambil dari kawasan Terminal Pasar Oyehe.
Tim kemudian melakukan pengembangan ke rumah terduga pelaku dan berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 warna merah, satu unit telepon genggam merek Infinix warna hitam, serta uang tunai sebesar Rp700.000.
Selain pengungkapan kasus tersebut, personel Operasi Sikat Noken juga melaksanakan patroli rutin, hunting, dan standby on call di sejumlah titik rawan kriminalitas, di antaranya kawasan Oyehe, Karang Tumaritis, Wonorejo, Pantai Nabire, Kalibobo, Mandala, Jalan C.H. Martha Tiahahu, Bandara Lama, Kota Lama, hingga sejumlah ruas jalan utama lainnya.
Sementara itu, Tim II melaksanakan patroli gabungan secara berkelanjutan di wilayah hukum Polres Nabire dengan menyasar kawasan permukiman, pusat perbelanjaan, fasilitas umum, dan jalur-jalur yang berpotensi menjadi lokasi terjadinya tindak pidana. Selama pelaksanaan patroli, situasi kamtibmas terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Wakapolres Nabire, KOMPOL Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., selaku narasumber menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus curanmor tersebut merupakan hasil kerja keras personel yang terus melaksanakan patroli, penyelidikan, dan tindak lanjut atas setiap informasi yang diterima dari masyarakat.
“Operasi Sikat Noken 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap pelaku kejahatan, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah preventif melalui patroli rutin dan kehadiran personel di titik-titik rawan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan Kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar KOMPOL Dr. Piter Kendek.
Ia menambahkan bahwa Polres Nabire akan terus meningkatkan intensitas patroli, memperkuat pengawasan di lokasi-lokasi rawan, serta melakukan penegakan hukum secara profesional guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Sikat Noken 2026.
Operasi Sikat Noken 2026 merupakan upaya Polri dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui tindakan preventif maupun represif terhadap berbagai bentuk kejahatan jalanan, khususnya tindak pidana 3C, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.











