Jejakkasus News|Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai mematangkan pelaksanaan dua program prioritas bidang keagamaan tahun 2026, yakni distribusi sapi kurban dan penyaluran hibah keagamaan.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Maluku Utara, Hi. Sarbin Sehe, di kediaman resmi Wagub eks Chrysant, Jumat (10/04/2026). Rapat dihadiri Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Maluku Utara, Dr. Asrul Gailea, bersama jajaran.
Fokus pertama rapat adalah program distribusi sapi kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah. Pemerintah menargetkan penyaluran dilakukan merata ke seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara.
Wakil Gubernur menegaskan pentingnya validitas data penerima agar distribusi tidak menimbulkan ketimpangan. Ia juga meminta tidak terjadi duplikasi penerima maupun wilayah yang terlewat.
Selain pendataan, rapat membahas aspek teknis distribusi, termasuk transportasi dan pajak hewan kurban. Biro Kesra diminta berkoordinasi dengan dinas terkait dan pemerintah daerah kabupaten/kota guna memastikan sapi yang dikirim tetap dalam kondisi sehat dan layak.
Agenda kedua membahas program hibah kebutuhan keagamaan tahun 2026. Pemerintah menekankan penyaluran hibah harus tepat sasaran dan transparan.
Verifikasi terhadap organisasi penerima menjadi perhatian utama. Pemerintah menilai hibah harus mendukung kegiatan keagamaan serta pembinaan umat secara terukur dan akuntabel.
Sebagai tindak lanjut, Biro Kesra akan menyelesaikan data final alokasi sapi kurban per kabupaten/kota serta daftar calon penerima hibah. Selain itu, penyusunan rincian anggaran transportasi, pajak, dan petunjuk teknis penyaluran juga segera dilakukan.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menjadwalkan rapat lanjutan setelah seluruh data lengkap untuk menetapkan keputusan final pelaksanaan program.















