Polres Nabire Fasilitasi Mediasi Pemerintah dan GKI Imanuel Terkait Tanah GOR

Nasional202 Dilihat

jejakkasusn News |Nabire – Polres Nabire memfasilitasi dan memediasi permasalahan terkait tanah GOR antara Pemerintah Kabupaten Nabire dan pihak Gereja GKI Imanuel Kota Lama. Kegiatan mediasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya mempertemukan kedua pihak untuk membangun komunikasi serta mencari penyelesaian secara bersama-sama melalui musyawarah. Senin, 21/9/2026.

Mediasi dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Nabire, Ketua DPRK Nabire, Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, serta pihak Gereja GKI Imanuel Kota Lama.

Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, selaku narasumber, menyampaikan bahwa kehadiran Polres Nabire dalam proses mediasi merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus membantu memfasilitasi komunikasi antara para pihak yang sedang memiliki permasalahan.

Menurut Kapolres, permasalahan terkait tanah merupakan persoalan yang perlu disikapi dengan kepala dingin, mengedepankan komunikasi yang terbuka, serta menghormati kepentingan dan hak masing-masing pihak. Oleh karena itu, Polres Nabire berupaya mengambil peran sebagai fasilitator agar seluruh pihak dapat menyampaikan pandangan, aspirasi, maupun persoalan yang dihadapi dalam suasana yang aman dan tertib.

“Polres Nabire hadir untuk memfasilitasi komunikasi antara kedua pihak agar persoalan ini dapat dibahas secara aman, tertib, dan mengedepankan penyelesaian secara damai. Kami berharap melalui komunikasi dan musyawarah yang baik, masing-masing pihak dapat menyampaikan apa yang menjadi persoalan maupun harapannya, sehingga dapat dicari titik temu dan solusi yang dapat diterima bersama,” ujar Kapolres Nabire.

Kapolres menambahkan bahwa penyelesaian suatu permasalahan melalui dialog dan musyawarah merupakan langkah yang penting guna mencegah terjadinya kesalahpahaman yang dapat berkembang dan berdampak terhadap situasi keamanan di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga komunikasi, tidak mudah terprovokasi, serta memberikan ruang bagi proses pembahasan dan penyelesaian secara bersama-sama. Kepentingan bersama dan situasi keamanan di Kabupaten Nabire harus tetap menjadi perhatian kita semua,” jelasnya.

Selain itu, Kapolres Nabire menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif dalam menjaga situasi Kamtibmas. Menurutnya, keberadaan kepolisian tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan menciptakan suasana yang kondusif ketika terjadi persoalan di tengah masyarakat.

“Yang paling utama adalah bagaimana persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan persoalan baru. Kami berharap semua pihak dapat menahan diri, menghormati proses yang sedang berjalan, dan bersama-sama mencari jalan keluar melalui musyawarah. Polres Nabire akan tetap mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif selama proses penyelesaian berlangsung,” tambahnya.

Melalui mediasi tersebut, diharapkan tercapai kesepahaman bersama antara Pemerintah Kabupaten Nabire dan pihak GKI Imanuel Kota Lama, sehingga permasalahan terkait tanah GOR dapat ditangani secara baik, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Polres Nabire juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas selama proses penyelesaian permasalahan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *