Jejakkasus News|Nabire – Polres Nabire melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka mengantisipasi rencana aksi penyampaian aspirasi oleh Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) se-Meepago, Kamis (13/8/2026) pukul 13.50 WIT, bertempat di Ruang RBP Polres Nabire.
Rapat dipimpin Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, didampingi Wakapolres Nabire Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., serta Sekda Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd. Rapat turut dihadiri unsur TNI-Polri, Satpol PP, pemerintah daerah, tokoh adat, serta kepala suku.
Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, menyampaikan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang harus dihormati. Namun, pelaksanaannya diharapkan tetap dilakukan secara tertib, aman, sesuai ketentuan hukum, serta mengedepankan komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan. Kami menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, namun kami mengimbau agar pelaksanaannya tetap tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan hukum, ujar AKBP Samuel D. Tatiratu.
Kapolres juga menegaskan bahwa pola pengamanan akan mengutamakan pendekatan persuasif, humanis dan terukur guna mencegah terjadinya benturan serta menjaga situasi tetap kondusif.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya penyampaian aspirasi. Koordinasi dan komunikasi yang baik dinilai penting agar setiap kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas langkah-langkah antisipasi terhadap rencana aksi penyampaian aspirasi yang dijadwalkan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Berdasarkan pemaparan Kabag Ops Polres Nabire, pengamanan akan melibatkan 709 personel, terdiri dari 529 personel Polri, 150 personel TNI, dan 30 personel Satpol PP Provinsi, yang akan ditempatkan pada sejumlah titik pengamanan.
Rapat koordinasi berakhir pada pukul 15.00 WIT dalam keadaan aman dan terkendali. Seluruh pihak berkomitmen memperkuat koordinasi dan bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Nabire agar tetap aman, damai dan kondusif.













