Polres Nabire Selidiki Penemuan Pria 23 Tahun Meninggal di Siriwini

Nasional236 Dilihat

Jejakkasus News |Nabire – Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire Polda Papua Tengah merespons laporan masyarakat terkait penemuan seorang warga meninggal dunia di salah satu tempat tinggal di Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Siriwini, Kabupaten Nabire, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 01.40 WIT.

Korban diketahui berinisial H.T., laki-laki berusia 23 tahun. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket fungsi bersama Unit Identifikasi dan piket penjagaan Polres Nabire mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, evakuasi korban, pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Berdasarkan keterangan awal saksi, sebelum kejadian korban sempat berkomunikasi melalui pesan WhatsApp terkait persoalan utang-piutang. Tidak lama kemudian, saksi menerima komunikasi video dari korban dan melihat korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Saksi kemudian meminta bantuan dan bersama warga lainnya mendatangi tempat korban bekerja hingga peristiwa tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Petugas selanjutnya melakukan evakuasi korban ke RSUD Nabire untuk menjalani pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter jaga, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan para saksi, membuat permintaan visum et repertum, serta melakukan koordinasi dengan pihak keluarga. Keluarga korban menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Kapolres Nabire AKBP SAMUEL D. TATIRATU, S.I.K., M.H., CPHR., mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta terkait kejadian tersebut.

“Polres Nabire telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi lokasi, melakukan pemeriksaan TKP, mengevakuasi korban, meminta keterangan saksi, hingga berkoordinasi dengan pihak keluarga. Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta dan keterangan terkait peristiwa ini dapat diketahui secara jelas,” ujar Kapolres Nabire.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Pihak kepolisian akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara sesuai dengan hasil penyelidikan.

Saat ini jenazah korban berada di kamar jenazah RSUD Nabire untuk menunggu proses selanjutnya sesuai dengan permintaan pihak keluarga.

Polres Nabire memastikan seluruh proses penanganan berlangsung secara profesional, transparan, dan tetap memperhatikan ketentuan hukum serta menghormati pihak keluarga korban. Situasi selama penanganan kejadian berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *