Purbaya Dicopot, Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan

Nasional260 Dilihat

Jejakkasus News |Jakarta — Presiden Prabowo Subianto merombak susunan Kabinet Merah Putih dengan mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai penggantinya.

Suahasil yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Pergantian tersebut berlangsung cepat. Beberapa jam sebelum keputusan diumumkan, Purbaya masih menjalankan agenda kedinasan, termasuk rapat dengan DPD terkait pembiayaan daerah. Sementara Suahasil mengaku baru menerima pemberitahuan mengenai penunjukannya pada Senin pagi sebelum mengikuti pelantikan pada sore hari.

Suahasil memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan kebijakan fiskal. Ekonom dan akademisi Universitas Indonesia itu pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal pada 2016–2019 dan menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019.

Setelah dilantik, Suahasil menyatakan akan melanjutkan kebijakan Kementerian Keuangan sekaligus menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN. Ia juga menegaskan komitmen mempertahankan defisit anggaran di bawah batas 3 persen terhadap produk domestik bruto sesuai ketentuan fiskal.

Pergantian ini menjadi perubahan penting dalam pemerintahan Prabowo. Suahasil tercatat sebagai orang ketiga yang menduduki posisi Menteri Keuangan setelah Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya Yudhi Sadewa.

Perhatian kini tertuju pada kemampuan Suahasil menjaga kesinambungan kebijakan fiskal, terutama pengelolaan APBN 2026, penyusunan anggaran 2027, penerimaan negara, efisiensi belanja, serta kepercayaan pelaku pasar.

Dalam konteks pergantian pejabat negara, pemikiran Mohammad Hatta mengenai kedaulatan rakyat tetap relevan. Ia pernah menyatakan, “Bagi kita, rakyat itu yang utama, rakyat yang mempunyai kedaulatan, kekuasaan.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa perubahan kepemimpinan di pemerintahan pada akhirnya harus bermuara pada kepentingan masyarakat dan pengelolaan negara yang bertanggung jawab.

Kini, publik menanti arah kebijakan Suahasil setelah mengambil alih Kementerian Keuangan, terutama dalam menjaga stabilitas fiskal sekaligus memastikan anggaran negara tetap mampu mendukung berbagai program prioritas pemerintahan Prabowo. (rls/Tim Red PPWI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *