Sopir Lintas Ditembak Kelompok Bersenjata di Dogiyai, Korban Luka di Kepala

Berita, Kriminal, Nasional109 Dilihat

www.jejakksusnews.com |Dogiyai – Aksi penembakan terhadap seorang sopir lintas terjadi di Jalan Trans Nabire-Paniai, tepatnya di wilayah Kali Kasuari, Kampung Idadagi, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIT.

Korban diketahui bernama AP (46), seorang sopir lintas asal Makassar. Korban mengalami luka tembak pada bagian belakang kepala dan saat ini masih menjalani penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut diduga dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata wilayah Dogiyai sebagai bentuk reaksi atas tewasnya salah satu anggota kelompok bersenjata bernama Nopison Tebai dalam operasi aparat keamanan.

Peristiwa bermula saat sebanyak 30 personel Brimob BKO Polres Dogiyai yang dipimpin Kompol Muhammad Tahir selaku Danyon Brimob Yon A Pelopor Nabire melaksanakan patroli dan penindakan di Kampung Idadagi sekitar pukul 08.30 WIT.

Operasi tersebut dilakukan dalam rangka pengejaran terhadap kelompok bersenjata pimpinan Nopison Tebai. Dalam proses penindakan, terjadi kontak tembak antara aparat dan kelompok bersenjata yang mengakibatkan Nopison Tebai meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 10.00 WIT, massa yang diduga terafiliasi dengan kelompok bersenjata kemudian melakukan pemalangan jalan di ruas Trans Nabire-Paniai wilayah Kali Kasuari. Dalam aksi tersebut, korban Alwis Patta ditembak saat melintas menggunakan mobil Toyota Avanza.

Selain melakukan penembakan, kelompok tersebut  juga merusak kendaraan milik korban.

Personel Brimob yang tengah melakukan patroli langsung bergerak menuju lokasi guna mengevakuasi korban ke Pos Satgas Yonif 711/RKS Mapia untuk mendapatkan penanganan medis awal.

Pada pukul 10.20 WIT, korban tiba di pos tersebut dan langsung mendapat perawatan dari personel kesehatan Satgas Yonif 711/RKS. Korban selanjutnya direncanakan dirujuk ke RSUD Madi. Namun proses evakuasi sempat terkendala karena aparat dihadang massa di wilayah Kali Kasuari.

Akhirnya korban diputuskan dievakuasi menuju RSUD Nabire dengan pengawalan personel Polsek Mapia.

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka tembak di bagian belakang kepala dan mengalami gangguan bicara. Sementara satu unit kendaraan roda empat milik korban mengalami kerusakan akibat aksi kelompok tersebut.

Dalam operasi tersebut, aparat gabungan turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata, di antaranya satu pucuk senjata api rakitan, amunisi kaliber 5,56 mm, parang, busur panah, ketapel, dokumen organisasi TPNPB Kodap XI Odiyai-Dogiyai Batalyon 03 Degeianouda, hingga sejumlah perlengkapan lainnya.

Aparat keamanan saat ini meningkatkan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi aksi susulan maupun pemalangan jalan oleh kelompok massa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *