Perintah Danrem Brigjen TNI Vivin Alvianto dalam mengatasi Karhutla di Nabire

Nasional, TNI198 Dilihat

www.jejakkasusnews.com|Nabire – Menindaklanjuti perintah Danrem Brigjen TNI Vivin Alvianto, sebanyak 90 personel TNI dikerahkan untuk membantu BPBD Provinsi Papua Tengah dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sekitar wilayah SP 1 Wanggar dan Waroki, Kabupaten Nabire, Jumat (21/8/2026).

‎Personel yang terlibat terdiri dari Korem 173/PVB, Kodim 1705/Nabire, Batalyon TP 804, dan Denzipur 12/OHH. Seluruh personel tergabung dalam satuan setingkat kompi (SSK) dan berada di bawah pimpinan Letkol Inf. Adri Asmara Yudha, selaku Kasi Ops Korem 173/PVB.

Dalam pelaksanaan tugas, TNI mengerahkan sejumlah kendaraan pendukung. Peralatan tersebut meliputi satu unit truk air milik Batalyon TP 804, satu unit truk air dari Denzipur 12/OHH, serta dua unit truk pemadam milik BPBD Provinsi Papua Tengah.

‎Letkol Inf. Adri Asmara Yudha mengatakan, pengerahan personel tersebut merupakan tindak lanjut perintah Danrem 173/PVB untuk mendukung BPBD dalam menangani Karhutla dan memastikan kesiapsiagaan personel menghadapi kemungkinan munculnya titik api baru.

‎“Kami melaksanakan perintah Danrem 173/PVB untuk membantu BPBD dalam mengatasi Karhutla di wilayah SP 1 Wanggar dan Waroki. Personel dan kendaraan pendukung kami siagakan agar dapat bergerak cepat setiap kali ada laporan kebakaran dari masyarakat,” ujar Letkol Inf. Adri Asmara Yudha.

Ia menjelaskan, untuk saat ini seluruh personel TNI masih standby di Makodim 1705/Nabire. Kesiapsiagaan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan personel dapat segera digerakkan apabila menerima laporan kebakaran dari masyarakat.

‎Koordinasi antara TNI dan BPBD Provinsi Papua Tengah terus dilakukan dalam penanganan Karhutla. Personel disiapkan untuk membantu proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke wilayah lain.

‎Pengerahan personel ini menunjukkan kesiapan TNI dalam mendukung pemerintah daerah menangani Karhutla serta merespons cepat setiap laporan masyarakat terkait kebakaran di wilayah Kabupaten Nabire.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *